Sektor perjalanan menghadapi berbagai kekuatan yang terus berkembang: peraturan data yang lebih ketat, pergeseran mobilitas global, dan potensi intervensi ekonomi. Perkembangan terkini menunjukkan adanya periode peluang dan ketidakpastian bagi merek dan konsumen.

Bangkitnya Pemasaran yang Mengutamakan Privasi

Seiring dengan menguatnya privasi digital, pemasar perjalanan semakin bergantung pada resolusi identitas untuk terhubung dengan pelanggan secara efektif. Ronen Kadosh dari Wunderkind menyoroti bahwa strategi data yang lebih cerdas tidak lagi bersifat opsional namun penting untuk mendorong pemesanan langsung dan menumbuhkan loyalitas merek. Pergeseran ini mencerminkan tren yang lebih luas dalam menghormati privasi konsumen sambil mempertahankan keterlibatan yang ditargetkan.

Pegangan Google pada Niat Berpergian

Integrasi Google atas Gemini ke dalam Siri merupakan langkah strategis untuk mendominasi “momen niat” dalam perencanaan perjalanan. Namun, arsitektur Apple yang berfokus pada privasi dapat membatasi seberapa dalam integrasi ini dapat berfungsi. Industri perjalanan kemungkinan akan menjadi ajang pengujian utama terhadap batasan-batasan ini, memaksa merek untuk beradaptasi dengan ekosistem yang berpotensi dibatasi.

Paspor AS Melemah dalam Akses Global

Meskipun masih berada di peringkat 10 besar paspor, AS kehilangan akses bebas visa ke lebih banyak negara tujuan – turun ke peringkat 37 secara global. Penurunan ini menandakan adanya tren peraturan masuk yang lebih ketat, kontras dengan pergerakan yang lebih luas menuju perbatasan yang terbuka. Dampaknya terhadap wisatawan dan pariwisata Amerika mungkin signifikan seiring dengan terus berkembangnya mobilitas global.

Batasan Kartu Kredit Trump: Potensi Kejutan Industri

CEO Delta Ed Bastian dengan tajam mengkritik usulan batas suku bunga kartu kredit sebesar 10% yang diajukan Donald Trump, dan menyebutnya sebagai tindakan yang berpotensi mengganggu. Bank-bank dan para pemimpin Partai Republik juga menyuarakan oposisi. Batasan tersebut dapat mengganggu dinamika keuangan industri perjalanan, memaksa perusahaan untuk mengevaluasi kembali model penetapan harga dan insentif konsumen.

Sektor perjalanan sedang menghadapi lanskap privasi data yang kompleks, pergeseran geopolitik, dan perubahan kebijakan ekonomi. Kemampuan untuk beradaptasi dengan cepat terhadap tren ini akan sangat penting bagi keberhasilan di tahun-tahun mendatang.