Lanskap perhotelan mewah di Hawaii sedang berubah, dengan Resort di Kapalua Bay di Maui ditetapkan menjadi properti St. Regis pada tahun 2027. Marriott International telah mendapatkan pengelolaan resor tepi laut seluas 25 hektar melalui perjanjian dengan Kemmons Wilson Hospitality Partners, menandai kembalinya merek St. Regis ke pulau-pulau tersebut setelah kepergiannya baru-baru ini. Transisi dimulai pada 14 Maret 2026, sehingga anggota Marriott Bonvoy dapat langsung mengakses poin dan manfaat status, meskipun detail penukaran masih belum jelas.
Pergeseran Manajemen Kemewahan
Resor di Teluk Kapalua sebelumnya beroperasi di bawah Montage Hotels & Resorts, namun kontrak tersebut telah berakhir. Langkah ini penting karena menunjukkan persaingan yang sedang berlangsung di antara grup hotel besar untuk mendapatkan properti premium, di mana merek sering kali mendapatkan atau kehilangan kontrak manajemen melalui akuisisi strategis. Resor Kapalua Bay terletak di pantai barat laut Maui, dekat Ritz-Carlton Kapalua Bay, dan berada di dalam komunitas Kapalua Resort yang lebih besar.
Akomodasi dan Fasilitas Unik
Yang membedakan properti ini adalah fokus eksklusifnya pada hunian dengan banyak kamar tidur —semua unit memiliki dua, tiga, atau empat kamar tidur dengan luas mulai dari 1.774 hingga 4.050 kaki persegi. Resor ini mencakup spa seluas 40.000 kaki persegi dengan 19 ruang perawatan, beberapa kolam renang luar ruangan (termasuk kolam renang bergaya laguna), dan akses ke fasilitas kejuaraan golf dan tenis. Tarif saat ini mulai sekitar $2.500 per malam, termasuk biaya resor harian $185.
Rencana Integrasi dan Renovasi Program Loyalitas
Properti ini sudah menjadi bagian dari Marriott STARS, menawarkan fasilitas pemesanan seperti kredit dan sarapan. Setelah rebranding menjadi St. Regis selesai, anggota Marriott Bonvoy akan memiliki peluang lebih lanjut untuk mendapatkan dan menukarkan poin. Resor ini akan menjalani renovasi namun tetap beroperasi, memastikan gangguan minimal. Investasi dalam perbaikan properti ini merupakan manfaat utama dari konversi ini, karena peningkatan sering kali meningkatkan pengalaman tamu secara keseluruhan.
Tren yang Lebih Luas dalam Perhotelan Mewah
Transisi ini mencerminkan tren yang lebih luas dalam perhotelan mewah: grup hotel besar secara agresif mengejar kontrak manajemen untuk properti kelas atas. Contoh terbaru termasuk St. Regis yang kehilangan properti di Puerto Rico karena Four Seasons, sekaligus mendapatkan Kapalua Bay. Pendekatan Marriott dalam mengubah resor yang ada menjadi properti St. Regis juga terlihat dalam renovasi yang sedang berlangsung pada Resor di Pelican Hill, yang juga akan bertransisi menjadi St. Regis.
Peralihan ke program loyalitas besar menawarkan keuntungan dan kerugian. Para tamu mendapatkan akses ke poin dan fasilitas, namun standar layanan terkadang terganggu karena praktik manajemen perusahaan.
Pada akhirnya, pengambilalihan Resor di Teluk Kapalua oleh Marriott merupakan kemenangan bagi perusahaan dan anggota Bonvoy-nya, karena menawarkan lebih banyak pilihan untuk perjalanan mewah di Hawaii. Renovasi ini menjanjikan peningkatan pada properti yang sudah mewah, meskipun akomodasi all-residence yang unik mungkin tidak menarik bagi semua wisatawan.
























