Royal Jordanian sedang menjalani perombakan pengalaman armada dan penumpang secara signifikan, ditandai dengan kedatangan Boeing 787-9 pertamanya yang menampilkan kabin kelas bisnis yang ditingkatkan secara dramatis. Investasi ini menandakan ambisi maskapai ini untuk bersaing secara lebih efektif pada rute jarak jauh, dan merupakan titik balik bagi maskapai yang berbasis di Amman ini.
Ekspansi Armada dan Pertumbuhan Kapasitas
Maskapai ini saat ini mengoperasikan tujuh pesawat Boeing 787-8, dengan enam pesawat 787-9 tambahan yang sedang dipesan. Pengiriman pesawat 787-9 pertama (registrasi JY-RBA) secara efektif menggandakan kapasitas jarak jauh Royal Jordanian. Pesawat baru ini dapat menampung 312 penumpang, termasuk 32 penumpang kelas bisnis dan 280 penumpang ekonomi. Perluasan ini merupakan bagian dari upaya modernisasi yang lebih luas, karena Royal Jordanian juga berencana mengakuisisi jet dari Airbus dan Embraer, memastikan pertumbuhan di masa depan dan keragaman armada.
Dari Dasar ke Premium: Peningkatan yang Diperlukan
Sebelumnya, kelas bisnis 787-8 Royal Jordanian menawarkan pengalaman yang kurang kompetitif, tidak memiliki Wi-Fi dan menampilkan kursi Collins Aerospace Diamond yang lebih tua dalam konfigurasi 2-2-2. Pengaturan ini, meski berfungsi, tidak sejalan dengan standar maskapai penerbangan jarak jauh besar lainnya. Maskapai ini menyadari kekurangan ini, dan secara aktif mengatasinya melalui retrofit pada pesawat 787-8 yang ada agar sesuai dengan standar 787-9 yang baru.
Kelas Bisnis Baru: Collins Aerospace Elements
Pesawat 787-9 baru memperkenalkan tata letak kelas bisnis herringbone terbalik, yang diyakini secara luas sebagai produk Collins Aerospace Elements. Kursi ini saat ini terdapat pada armada A350 Starlux, dan merupakan peningkatan signifikan dibandingkan kursi Collins Aerospace Super Diamond lama yang terlihat pada beberapa pesawat Etihad. Desain cangkang kursi yang melengkung, yang merupakan indikator utama, menunjukkan dengan kuat bahwa produk Elements telah dipilih, sehingga menawarkan peningkatan privasi dan kenyamanan bagi penumpang.
Garis Waktu Operasional
Pesawat 787-9 pertama telah mendarat di Amman (AMM) dan dijadwalkan mulai beroperasi pada 7 April 2026. Awalnya dijadwalkan untuk mengoperasikan penerbangan RJ111 ke London (LHR). Meskipun jadwal dapat berubah, tanggal ini menandai dimulainya era baru untuk produk jarak jauh Royal Jordanian.
Intinya: Pembaruan armada Royal Jordanian, khususnya pengenalan kelas bisnis Collins Aerospace Elements, menempatkan maskapai ini dalam peningkatan daya saing dan kepuasan penumpang. Upaya modernisasi ini bukan sekadar peningkatan, namun merupakan investasi strategis di masa depan operasi jarak jauh maskapai penerbangan tersebut.























