Suku Havasupai telah mengumumkan perubahan signifikan pada sistem izin untuk mengunjungi Air Terjun Havasu, salah satu tujuan pendakian paling dicari di AS. Efektif untuk musim 2026, lotere tradisional dan papan transfer akan diganti dengan platform pemesanan baru dan sistem akses berjenjang. Pembaruan ini bertujuan untuk menyederhanakan proses namun memperkenalkan kompleksitas baru bagi calon pengunjung.
Perubahan Penting pada Sistem Izin Havasupai
Pergeseran yang paling menonjol adalah penghapusan lotere dan papan pengalihan izin yang rumit, yang secara historis membuat banyak izin tidak digunakan karena persyaratan pencocokan yang tidak fleksibel. Di bawah sistem lama, jika seseorang tidak dapat menggunakan izinnya, mereka harus mencari wisatawan pengganti dengan tanggal pemesanan dan jumlah rombongan yang sama—yang merupakan hambatan utama keberhasilan transfer. Sistem baru ini menawarkan jalur yang lebih jelas, meski berpotensi lebih kompetitif, untuk mengamankan reservasi.
Jendela Pemesanan Akses Awal
Untuk pertama kalinya, wisatawan akan memiliki kesempatan untuk membeli izin selama jendela akses awal, dibuka pada 21 Januari 2026, pukul 08.00 waktu Arizona. Jendela ini tetap terbuka hingga 31 Januari 2026 pukul 17.00. Akses awal dikenakan biaya yang mahal: biaya izin perkemahan adalah $455 per orang untuk menginap tiga malam ditambah biaya akses awal $40, sedangkan reservasi penginapan adalah $2,277 untuk maksimal empat orang ditambah biaya akses awal $160.
Suku tersebut belum mengungkapkan berapa banyak izin yang akan tersedia selama periode ini, sehingga menimbulkan ketidakpastian bagi mereka yang menunggu tanggal penjualan standar 1 Februari. Permintaan izin Havasu Falls sangat tinggi, dengan pemesanan yang langsung terjual habis di masa lalu, yang berarti jendela akses awal dapat menghabiskan slot yang tersedia bahkan sebelum penjualan umum dimulai.
Kebijakan Pembatalan dan Transfer
Peningkatan besar adalah penerapan kebijakan pembatalan formal. Wisatawan yang membatalkan setidaknya 90 hari sebelum tanggal reservasi akan menerima pengembalian uang sebesar 50% (tidak termasuk biaya akses awal). Ini adalah perubahan yang disambut baik dari sistem sebelumnya, yang tidak menawarkan pengembalian uang dan sangat bergantung pada lembaga transfer yang tidak dapat diandalkan.
Namun, sistem baru ini menghilangkan transfer izin sama sekali. Sebaliknya, wisatawan harus menunjuk “Pemimpin Perjalanan Alternatif Potensial” (PATL) pada saat pemesanan. Orang ini dapat check-in dan mengklaim reservasi jika wisatawan asli tidak dapat hadir, namun PATL harus ditambahkan pada saat pembelian awal—membuat fleksibilitas menjadi sulit setelah pemesanan.
Konteks dan Permintaan Historis
Perubahan ini terjadi setelah bertahun-tahun keluhan mengenai sistem sebelumnya, yang sering digambarkan sebagai sistem yang penuh tekanan, membingungkan, dan tidak efisien. Pengguna lama melaporkan masalah dengan transfer yang tidak dapat diganti, kesalahan situs web, dan permintaan terpendam yang diperburuk oleh penutupan terkait COVID. Keputusan Suku Havasupai untuk merombak sistem tersebut mencerminkan tren yang lebih luas di mana suku-suku Pribumi menegaskan kontrol yang lebih besar terhadap pariwisata di tanah mereka, berupaya menyeimbangkan pelestarian budaya dengan peluang ekonomi.
Tingginya permintaan izin Air Terjun Havasu didorong oleh keindahannya yang unik dan aksesibilitas yang terbatas. Air terjun ini terletak di dalam Reservasi Havasupai, dan kunjungannya dikontrol dengan cermat untuk melindungi lingkungan dan sumber daya budaya. Seiring dengan berkembangnya pariwisata, suku tersebut harus mengatasi tantangan dalam mengelola akses sambil tetap menghormati warisan budaya mereka.
Perubahan ini menandakan pergeseran ke arah sistem yang lebih terstruktur, meskipun berpotensi lebih eksklusif, untuk mengunjungi Air Terjun Havasu. Wisatawan yang ingin mendapatkan izin pada tahun 2026 harus bertindak cepat dan merencanakan dengan hati-hati, karena peraturan baru ini memprioritaskan mereka yang bersedia membayar untuk akses awal dan berkomitmen pada pengaturan perjalanan yang tegas.























