Papan sirkuit yang tidak berfungsi memicu gangguan lalu lintas udara yang signifikan pada hari Jumat, menghentikan penerbangan di tiga bandara utama yang melayani wilayah metropolitan Washington, D.C., dan Baltimore. Insiden tersebut, yang berpusat di fasilitas pengatur lalu lintas udara Potomac TRACON di Warrenton, Virginia, berasal dari bau kimia yang kuat yang terkait dengan komponen yang terlalu panas.

Gangguan Awal dan Dampak Bandara

Sekitar pukul 16.50. Waktu Bagian Timur, Administrasi Penerbangan Federal (FAA) mengeluarkan pemberhentian untuk Bandara Nasional Ronald Reagan Washington (DCA), Bandara Internasional Washington Dulles (IAD), dan Bandara Internasional Baltimore-Washington (BWI). Menteri Transportasi Sean Duffy kemudian membenarkan bahwa Bandara Internasional Richmond (RIC) juga terkena dampaknya. Penerbangan dihentikan sementara karena pengawas lalu lintas udara mengevakuasi Potomac TRACON karena bau yang berbahaya.

Akar Penyebab dan Penyelesaiannya

Sumber bau tersebut diidentifikasi sebagai papan sirkuit yang terlalu panas di dalam fasilitas kontrol. Komponen yang rusak segera diganti, dan petugas tanggap darurat memastikan bahwa tidak ada pengontrol yang berada dalam bahaya. Sekitar jam 9 malam. ET, operasi mulai normal, transisi dari ground stop ke penundaan. Bandara di Dulles dan Richmond kembali beroperasi normal lebih cepat dibandingkan bandara lainnya.

Penundaan yang Berlarut-larut dan Kekacauan Penumpang

Meskipun penerbangan telah dimulai kembali, penundaan yang signifikan masih terjadi hingga malam hari. FAA memperkirakan penundaan akan berlangsung hingga tengah malam di DCA dan pukul 01.00 di BWI. Penumpang mengalami gangguan yang luas, dengan banyak penerbangan yang tertunda beberapa jam atau langsung dibatalkan. Seorang penumpang, Grace Wilkins Maxwell, menghabiskan lebih dari satu jam di dalam pesawat di Dulles sebelum turun dari pesawat, tanpa batas waktu yang jelas untuk melanjutkan perjalanannya ke Louisville.

Gangguan Komunikasi dan Frustrasi Penumpang

Penumpang di DCA menyuarakan ketidakpuasan yang kuat terhadap kurangnya komunikasi yang jelas dari maskapai penerbangan dan otoritas bandara. Maureen Dewey, yang terdampar bersama keluarganya dalam perjalanan ke Hartford, melaporkan bahwa penerbangannya yang terisi penuh dibatalkan tanpa penjelasan. Banyak penumpang yang menunggu berjam-jam karena tidak yakin dengan rencana perjalanan mereka.

Insiden ini menggarisbawahi ketergantungan perjalanan udara modern pada infrastruktur yang andal. Bahkan satu komponen yang tidak berfungsi di pusat kendali dapat menyebabkan gangguan besar di beberapa bandara. Kurangnya komunikasi yang transparan selama acara berlangsung semakin memperparah masalah ini, sehingga penumpang merasa diabaikan dan tidak mendapat informasi.

FAA berupaya untuk mengurangi penundaan yang masih ada, namun sisa pembatalan dan gangguan diperkirakan akan terjadi dalam beberapa hari ke depan.