EVA Air telah mengumumkan rencana untuk meluncurkan layanan baru empat kali seminggu antara Taipei (TPE) dan Bandara Internasional Washington Dulles (IAD) mulai bulan Juli 2026. Rute tersebut, yang dioperasikan dengan pesawat Boeing 787-9, akan menjadi salah satu rute terpanjang maskapai ini, menempuh jarak 7.864 mil dan berpotensi memakan waktu lebih lama dibandingkan layanan Houston (IAH) karena pembatasan wilayah udara.

Detail Rute dan Konfigurasi Pesawat

Rute baru ini akan menggunakan konfigurasi tiga kelas 787-9 yang mampu menampung 278 penumpang: 26 penumpang kelas bisnis, 28 penumpang kelas ekonomi premium, dan 224 penumpang kelas ekonomi. Meskipun tanggal peluncuran pastinya masih belum dikonfirmasi, EVA Air memperkirakan jadwal tersebut akan mencerminkan layanan Taipei-New York (JFK) yang sudah ada, dengan keberangkatan dan kedatangan malam hari.

Alasan Strategis untuk Ekspansi

Keputusan EVA Air untuk menambahkan Washington Dulles sebagai destinasi kesepuluh di Amerika Utara didorong oleh beberapa faktor. Terutama, maskapai ini menyebutkan tingginya permintaan dari pelancong bisnis di sektor politik, militer, keuangan, dan teknologi yang terkonsentrasi di wilayah Washington D.C.

Maskapai ini juga memperkirakan sekitar 60% penumpang pada rute baru ini adalah penumpang transit yang berasal dari tujuan Asia dan global lainnya, dengan memanfaatkan jaringan EVA Air yang sudah mapan. Kelangsungan penerbangan ini semakin ditingkatkan dengan kemitraan Star Alliance dengan United Airlines, yang mengoperasikan hub utama di Dulles, memungkinkan koneksi tanpa batas di dalam dan luar Amerika Serikat.

Lanskap Kompetitif dan Faktor Pasar

Penerbangan Taiwan sangat kompetitif, dengan EVA Air menghadapi persaingan dari China Airlines dan Starlux Airlines. Peluncuran rute Washington Dulles memungkinkan EVA Air mendapatkan keunggulan sebagai penggerak pertama dibandingkan para pesaingnya. Meskipun populasi Taiwan relatif kecil (14.000) di wilayah Washington D.C., maskapai ini yakin bahwa permintaan bisnis dan transit secara keseluruhan akan mendukung rute tersebut.

Ekspansi ke Washington Dulles menandakan komitmen berkelanjutan EVA Air untuk memperkuat kehadirannya di Amerika Utara dan meraih pangsa pasar transpasifik yang lebih besar.

Keputusan EVA Air menggarisbawahi meningkatnya permintaan perjalanan udara antara Asia dan Pantai Timur AS, serta posisi strategis maskapai ini dalam jaringan Star Alliance untuk memaksimalkan konektivitas dan potensi pendapatan. Rute ini diharapkan layak secara komersial karena perpaduan antara penumpang titik-ke-titik dan lalu lintas penghubung, yang memperkuat posisi EVA Air sebagai maskapai penerbangan global utama.