Alaska Airlines dengan cepat memodernisasi pengalaman penumpangnya melalui program peningkatan jalur ganda: meningkatkan opsi tempat duduk premium dan meluncurkan Wi-Fi Starlink gratis di seluruh armadanya. Perubahan ini dirancang untuk melayani wisatawan yang bersedia membayar lebih untuk kenyamanan dan konektivitas, sekaligus memanfaatkan program loyalitas baru maskapai ini, Atmos Rewards.
Retrofit Kabin Memprioritaskan Kursi dengan Hasil Lebih Tinggi
Maskapai yang berbasis di Seattle ini hampir menyelesaikan proyek dua tahun untuk mengkonfigurasi ulang kabin Boeing 737 miliknya. Pada hari Jumat, 218 dari 253 pesawat (sekitar 86%) telah dipasang untuk mencakup lebih banyak tempat duduk kelas satu dan ruang kaki ekstra “Premium”. Maskapai ini bertujuan untuk menambah 1,3 juta kursi dengan harga lebih tinggi setiap tahunnya.
- Pada pesawat 737-800, Alaska menambahkan dua baris kursi kelas satu tambahan, yang dilengkapi pijakan kaki untuk meningkatkan pengalaman premium.
- Pesawat 737-900 dan MAX 9 yang lebih besar menerima baris tempat duduk Premium tambahan, yang dibangun di atas kabin kelas satu yang sudah ada.
Peningkatan ini dijadwalkan akan diterapkan sepenuhnya pada puncak musim perjalanan musim panas, memanfaatkan meningkatnya permintaan akan peningkatan kenyamanan dalam penerbangan. Anggota elit program Atmos Rewards (termasuk manfaat timbal balik untuk elit American Airlines AAdvantage) berhak mendapatkan upgrade gratis ke kabin ini ketika ruang tersedia.
Wi-Fi Starlink Gratis Berkembang Pesat
Selain peningkatan kabin, Alaska secara agresif menerapkan internet satelit berkecepatan tinggi Starlink. Hawaiian Airlines, yang baru-baru ini diakuisisi oleh Alaska Air Group, telah mulai memasang teknologi tersebut sebelum merger.
Hingga saat ini, 66 pesawat (16% dari armada gabungan) di merek Alaska dan Hawaii kini menawarkan Wi-Fi Starlink gratis kepada penumpang dengan akun Atmos Rewards. Peluncurannya semakin cepat, dengan rencana untuk melengkapi separuh armada pada akhir tahun dan semua pesawat pada tahun 2027.
Bagi mereka yang berada di pesawat tanpa Starlink, Alaska masih menawarkan Wi-Fi standar seharga $8 per penerbangan, tetapi mengizinkan pengiriman pesan gratis apa pun konektivitasnya.
Peralihan ke internet gratis berkecepatan tinggi adalah pembeda utama di pasar AS, karena banyak pesaing masih mengenakan biaya untuk akses dalam penerbangan. Penerapan Starlink yang agresif di Alaska memposisikannya untuk menangkap penumpang yang mencari konektivitas tanpa batas selama perjalanan.
Peningkatan ini secara kolektif menandakan strategi Alaska untuk memaksimalkan pendapatan per kursi dan meningkatkan loyalitas pelanggan melalui penawaran premium dan fasilitas modern. Dampak gabungan ini akan dirasakan oleh wisatawan dan pelancong bisnis, karena maskapai ini menargetkan segmen pasar perjalanan yang bernilai lebih tinggi.
