Air Canada dengan cepat membentuk kembali armada berbadan sempitnya, memindahkan seluruh 50 pesawat Boeing 737 MAX ke anak perusahaannya yang berbiaya rendah, Air Canada Rouge, pada akhir tahun 2026. Langkah ini mencerminkan percepatan signifikan dari perubahan yang direncanakan sebelumnya, yang awalnya dijadwalkan selesai pada tahun 2028. Transisi sudah berlangsung, dengan pesawat pertama yang dikonfigurasi ulang kini beroperasi.

Efisiensi Biaya dan Fokus Pasar

Pendorong utama di balik perubahan ini adalah pengurangan biaya. Air Canada melaporkan bahwa 737 MAX menawarkan biaya 20% lebih rendah per mil kursi yang tersedia dibandingkan dengan pesawat keluarga Airbus A320 yang saat ini dioperasikan oleh Rouge. Peningkatan efisiensi ini akan memungkinkan Rouge untuk bersaing lebih agresif di pasar rekreasi, tempat Rouge beroperasi. Untuk mendukung ekspansi, Rouge juga akan membangun pangkalan kru baru di Vancouver, yang menandakan dorongan strategis ke Kanada Barat.

Perubahan Konfigurasi Kabin

Pesawat 737 MAX yang berpindah dari armada jalur utama Air Canada ke Rouge akan menjalani konfigurasi ulang kabin. 737 MAX 8 jalur utama saat ini dapat menampung 169 penumpang (16 bisnis, 153 ekonomi). Varian Rouge akan menampung 177 penumpang (12 bisnis, 165 ekonomi) dengan menghilangkan satu baris kelas bisnis dan menambah dua baris tempat duduk ekonomi. Meskipun kepadatannya lebih tinggi, semua kursi akan tetap mempertahankan fungsi sandaran.

Khususnya, Rouge 737 MAX akan dilengkapi televisi di sandaran kursi dan Wi-Fi gratis yang cepat untuk anggota Aeroplan – fasilitas yang saat ini tidak tersedia di armada Airbus Rouge. Peningkatan ini meningkatkan pengalaman penumpang.

Transformasi Armada Arus Utama

Saat Rouge bertransisi ke armada yang seluruhnya Boeing 737 MAX, jalur utama Air Canada akan berkonsolidasi di sekitar pesawat Airbus. Maskapai ini berencana untuk mempensiunkan A319 lama dari armada Rouge dan mengintegrasikan sisa pesawat A320 dan A321 ke dalam operasi jalur utamanya. Pesawat-pesawat ini akan menerima standar kabin terbaru Air Canada, yang memastikan konsistensi di seluruh armada jalur utama.

Armada berbadan sempit jalur utama akan terdiri dari:

  • 42 Airbus A220-300 (dengan 23 pesanan lagi)
  • 16 Airbus A320 (ditambah lima A320 eks-Rouge)
  • 20 Airbus A321 (ditambah sepuluh A321 bekas Rouge)
  • 30 Airbus A321XLR (dalam pesanan, dengan pengiriman segera dimulai)

Konsistensi Armada Lebih Luas

Air Canada juga meningkatkan kabin pada pesawat Air Canada Express yang dioperasikan oleh Jazz, termasuk penambahan Wi-Fi berkecepatan tinggi. Pendekatan holistik terhadap modernisasi armada ini bertujuan untuk pengalaman penumpang terpadu di seluruh jaringan Air Canada.

“Saat pelanggan menaiki pesawat Air Canada, mereka akan langsung merasakan kenyamanan, kepedulian, dan kebanggaan,” kata Mark Nasr, EVP dan Chief Operations Officer. “Program pembaruan ini bertujuan untuk memberikan perasaan tersebut secara konsisten, di setiap penerbangan.”

Pergeseran ini logis: Air Canada memperbaiki struktur biaya Rouge sekaligus meningkatkan pengalaman penumpang. Pembaruan armada memastikan konsistensi produk dan menandakan komitmen jangka panjang terhadap kualitas.

Restrukturisasi ini akan membuat armada Rouge bertambah dari sekitar 36 jet menjadi lebih dari 50 jet, sementara armada jalur utama hanya akan menjadi Airbus. Perusahaan bermaksud menyelesaikan proyek-proyek ini dengan kecepatan yang ambisius, dan perubahan sudah berlangsung.